benar2 tidak terlukiskan sakitnya
bahkan untuk menghela nafas terasa sesak
untuk menulis tangan bergetar
melihatpun mata terasa sembab
kenapa harus ada hati jika hanya terasa sakit?
apakah hati selalu menang dari kepala?
tidak semua hal bisa dirasionalkan
dan hanya hati yang bisa menuntun
walaupun menuntun pada rasa SAKIT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar